Jumat, 12 Desember 2014

NU DAN KOMITMEN KEINDONESIAAN

NU DAN KOMITMEN KEINDONESIAAN[1]
Oleh : Muhammad Yusuf, M.PdI[2]

Sejarah Lahirnya Nahdlatul Ulama ( NU )
Nahdlatul Ulama ( NU ) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia, dalam beberapa fase perjalanan Indonesia NU turut mengisi haru birunya perjalanan sejarah Indonesia, salah satu sebab lahirnya NU akibat dari tidak dilibatkannya KH. Wahab Hasbullah oleh kalangan Islam modernis untuk menghadiri kongres Islam di Mekah pada tahun 1926, dimana Wahab Hasbullah waktu itu mewakili ulama tradisional ingin menyampaikan keberatan-keberatan ulama kepada Raja Saud pentolan Wahabi agar tetap menghormati praktik-praktik kehidupan muslim Suni, namun dalam pertemuan di Cianjur tersebut yang terpilih adalah KH. Mas Mansoer dari Muhammadiyah dan HOS Tjokroaminoto dari SI. Atas kegagalan inilah yang kemudian menggerakkan Wahab Hasbullah untuk mengumpulkan ulama atas izin dari KH. Hasjim Asj’ari, membentuk komite Hijaz[3] untuk menghadap ke Raja Saud sebagai representasi Ulama Suni yang keberatan atas sikap Raja Saud dalam menghancurkan bangunan-bangunan Keramat yang disucikan muslim Suni. Dengan lahirnya NU, Ulama-ulama Tradisional mempunyai wadah yang sama sebagaimana Muhammadiyah.
Dalam perkembangan selanjutnya NU tampil sebagai organisasi modern dan cepat dewasa dalam menghadapi tantangan-tantangan. Sebagai sebuah organisasi sosial terbesar di Indonesia  maka tidak heran NU senatiasa mendapat cobaan, ujian maupun penggembosan dari pihak-pihak yang tidak menginginkan NU besar.


Lihat tulisan lengkapnya DISINI

[1]DisampaikandalamacaraMakesta( MasaKesetiaanAnggota ) IPNU-IPPNU Ranting Kalisurentanggal 24 Desember 2011.
[2]PenulisadalahKepala MTs Ma’arifBakalanKalikajardan Alumnus PascasarjanaUnsiqWonosobo
[3]LahirnyaKomiteHijazbukansatu-satunyafaktor yang melahirkan NU.PeristiwaHijazadalahibaratpicu yang meledakkanpeluru.Disampingpicumasihadaamunisidan lain sebagainya yang menyebabkanpicuitumampumeledakkanpelurudanmenjadikanpeluruitumeluncursesuaidengansasaran yang diinginkantanpaamunisipicutidakakanberartiapa-apa. Delegasikomitehijazterdiridari KH.WahabHasbullah, penasehatSyaikhGhanaimwarga Negara Mesirdansekretaris KH. M Dachlan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Mengenai Saya

Followers

search

Memuat...